Desa Wisata Banyuanyar di Lereng Merbabu Boyolali Digelontor Dana CSR BRI

Desa Wisata Banyuanyar di Lereng Merbabu Boyolali Digelontor Dana CSR BRI

- Rabu, 29 Oktober 2025 | 05:05 WIB

X
Pemimpin Cabang BRI Boyolali, Rizqi Darajad bersama Wabup Boyolali, Dwi Fajar Nirwana naik jip bersiap keliling Desa Wisata Banyuanyar, Kecamatan Ampel. (SMSolo/Joko Murdowo)
BOYOLALI, solo.suaramerdeka.com - Desa Wisata Banyuanyar di Kecamatan Ampel, Boyolali terus berbenah. Bahkan desa di Lereng Merbabu yang dikenal dengan Kampung Susu dan Kopi (Kampus Kopi) tersebut mendapat bantuan CSR Desa BRILian dari BRI.
Penyerahan dilakukan Pemimpin Cabang BRI Boyolali Rizqi Darajad kepada Kades Banyuanyar Qomarudin, serta disaksikan Wabup Boyolali Dwi Fajar Nirwana, Selasa (28/10/2025). Turut hadir Kepala Dispermasdes Boyolali Ari Wahyu Prabowo dan Kepala Disporapar Budi Prasetyaningsih.
Bantuan yang diserahkan merupakan penunjang Desa Wisata Banyuanyar. Antara lain, bangunan gapura dan gardu pandang di kebun kopi, serta beberapa penunjang lainnya. Total bangunan tersebut mencapai Rp 300 juta.
Baca Juga:Kenduri Udan Dawet di Desa Banyuanyar Boyolali, Tradisi Apa Itu?

Anda Wajib Minum Ini! Agar Tensi 120/80 dan Pembuluh Darah Bersih
Pemimpin Cabang BRI Boyolali Rizqi Darajad menyatakan, pemberian bantuan CSR Desa BRILian tidak asal saja. Tapi melalui seleksi sangat ketat. Pihaknya berharap, bantuan itu mendorong Desa Wisata Banyuanyar makin maju dan dikenal masyarakat.
“Tentu harapannya, Desa Wisata Banyuanyar makin maju yang berdampak terhadap meningkatnya kesejahteraan masyarakat.” katanya.
Kades Banyuanyar Qomarudin berharap, bantuan itu kian memajukan kegiatan wisata desanya.
Baca Juga:Pelaku Tabrak Lari Tertangkap, Tak Punya SIM, Kendaraan Tak Laik Jalan
“Tahun 2023, Desa Wisata Banyuanyar menjadi juara III se-Jateng. Kami berharap, Pemkab Boyolali bisa meningkatkan status Desa Wisata Banyuanyar yang saat ini masih tahap rintisan,” tuturnya.
arrow_forward_ios
Baca selengkapnya
Pause
00:00
00:23
00:56
Mute
Powered by
GliaStudios
Wabup Dwi Fajar Nirwana menyebut, Desa Banyuanyar makin dikenal masyarakat, bahkan di tingkat Jawa Tengah. Karena itu, pihaknya akan mengecek tentang kemajuan tersebut sehingga status Desa Wisata Banyuanyar makin meningkat pula.
“Akan kami cek lebih lanjut, memang di Boyolali saat ada 47 desa wisata yang masih dalam tahap rintisan,” ungkapnya.**
Berita Lainnya




Pemerintah Pusat Akan Ambil Keputusan Terkait Tuntutan Pencabutan PMK 81 Siang Ini
